Popular Posts

loading...

Monday, March 16

Cara Membuat Karya Seni Kriya



Cara Membuat Karya Seni Kriya


Seni Kriya disebut juga seni kerajinan, yaitu karya seni rupa yang proses pengerjaan /
pembuatannya dilakukan dengan keterampilan tangan. Seni kriya dirancang di samping
memiliki nilai keindahan (estetis) dan bernilai artistik (nilai seni), juga memiliki nilai guna
difungsikan, dipakai untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Jenis seni kriya daerah setempat sangat banyak macam dan ragamnya, baik dalam hal
teknik pengerjaan maupun bahannya.


Teknik :

Teknik adalah suatu cara yang digunakan dalam membuat suatu karya seni rupa. Teknik
dalam pembuatan karya seni kriya daerah setempat atau tradisional umumnya adalah
sangat sederhana. Dikerjakan secara tradisional, turun-temurun dan bersifat statis (sulit
berubah, itu-itu saja). Meskipun bersifat sederhana tetapi memiliki keunikan dan karakteristik.
Memilikiu ciri khas tersendiri yang mengagumkan.
Contoh : pembuatan benda kriya dengan teknik : menganyam, menjadi barang anyaman
(tas, topi, tikar, keranjang, kepang, bakul)

Cara Membuat Karya Seni Kriya
Karya seni

Pembuatan benda –benda yang lain dengan teknik :
-
Ukiran / pahat
- mencetak (dengan cetakan)
-
Batik
- Jahit sambung, aplikasi
-
Tenun
- merangkai dan menyusun
-
Membentuk / butsir
- kolase, menempel
2
.
Media :
Media yaitu alat dan bahan yang digunkan untuk membuat karya seni rupa. Media untuk
membuat karya seni kriya daerah setempat umumnya sederhana dan diperoleh dari bahan-
bahan alam yang ada di daerah setempat yang relatif murah dan banyak jumlahnya.
Contohnya : tanah liat, batu, bambu, kayu, daun-daunan (kelapa, aren, pandan), kulit
binatang, rumah kerang, tulang, tempurung, dan sabut.

.
Corak Daerah Setempat :
Corak atau motif seni kriya daerah setempat sangat beraneka ragam dan mengagumkan.
Hampir setiap daerah memiliki corak tersendiri. Jadi negara Indonesia yang memiliki banyak
daerah, adat tradisi dan budaya yang berbeda dan beraneka ragam tersebut merupakan
kekayaan dari budaya bangsa.
Contoh : Corak batik, corak / motif ukiran, corak lukisan, corak anyaman, corak warna dan
bentuk peralatan rumah tangga.






Jenis dan Teknik Karya Seni Rupa Terapan


Jenis dan Teknik Karya Seni RupaTerapan




Pengertian teknik adalah suatu cara yang digunakan untuk proses pembuatan karya

seni rupa.

Teknik yang digunakan dalam pembuatan karya seni rupa terapan daerah setempat sangat

sederhana. Umumnya dikerjakan dengan tangan yang terampil. Teknik yang digunakan dalam

pembuatan karya seni rupa terapan daerah setempat, antara lain :

Jenis dan Teknik Karya Seni Rupa Terapan
karya seni rupa lukis



Teknik Karya Seni Rupa Terapan Dua Dimensi

Teknik ( cara )yang digunakan membuat karya seni rupa terapan dua dimensi dapat

berupa : teknik batik, teknik cetak, teknik sulam, teknik bordir, 

teknik aplikasi ( menempel),

teknik arsir, blok, teknik tenun, dan teknik anyam.



 Teknik batik digunakan untuk membuat kerajinan kain batik

-

Batik Tradisioanal dengan teknik, menulis / menggambar pada kain dengan alat

canting dan bahan malam yang dipanaskan. Selanjutnya diberi pewarna, dilorod (

dibersihkan malamnya ), dibilas (dicuci), dan dikeringkan dengan tidak terkena

panas matahari langsung.

-

Batik Modern dengan menggunakan teknik cap / klise dan teknik printing (sablon).





Teknik Anyaman

Anyaman adalah seni kerajinan yang dikerjakan dengan cara mengangkat dan

menumpang tindihkan atau menyilang-nyilangkan bahan sehingga menjadi suatu karya

anyaman.



Bahan anyaman dapat berupa :


-

daun pandan berduri yang diraut dan direbus

-

daun lontar (sejenis daun kelapa )

-

mendong, sejenis rumput-rumputan di rawa

-

bambu (bambu apus)

-

rotan

-

plastik, pita Jepang, kertas yang diiris-iris



Macam corak anyaman antara lain :

-

anyaman lilit ( untuk keranjang buah, tempat pensil )

-

anyaman bintang (dapat digunakan sebagai hiasan dinding, kap lampu, jok

kursi )

-

anyaman bilik atau anyam kepang (untuk kepang, dinding, bakul, tikar, topi )

-

anyaman sasak, dapat digunakan untuk keranjang, jok kursi.



Teknik Karya Seni Rupa Terapan Tiga Dimensi

Teknik yang digunakan dapat berbagai macam tergantung media ( bahan) yang digunakan,

antara lain dengan teknik ( cara) :

- plester atau dengan kerangka

- sambung atau aplikasi

- cetak,

- pahat,

- membentuk ( modeling )

- butsir,dan

- merakit/ membangun




Jenis Karya Seni Rupa Terapan Daerah Setempat



Jenis Karya Seni Rupa Terapan Daerah Setempat


Pengertian Karya Seni Rupa Terapan


Karya seni rupa terapan adalah karya seni rupa yang dirancang untuk tujuan fungsional,
yaitu untuk memenuhi kebutuhan fisik dan spikologis (kejiwaan) manusia. Karya seni rupa
terapan memiliki fungsi guna atau pakai. Artinya selain sebagai benda yang bernilai seni
(artistik) juga sebagai benda yang memiliki keindahan (estetis) yang dapat digunakan untuk
kepentingan manusia. Contoh benda seni terapan antara lain benda-benda gerabah dan
tanah liat, benda-benda anyaman, kerajinan keramik, peraltan rumah tangga, kerajinan
mebeler (furniture).

karya seni rupa
Gambar seni rupa

Karya seni rupa terapan daerah setempat diciptakan untuk tujuan melestarikan nilai-nilai
tradisi dan adat dalam proses serta teknik berkarya seni rupa daerah setempat. Bentuk,
model, teknik dan media karya seni rupa terapan daerah setempat perlu dilestarikan dan
dipertahankan karena memiliki keunikan / karakteristik tersendiri, sebagai kekayaan seni
budaya.
Yang dimaksud karya seni rupa terapan daerah setempat yaitu karya seni rupa yang
memiliki fungsi pakai atau guna, dibuat dengan teknik dan media yang ada di daerah setempat,
sebagai aset atau kekayaan budaya nasional.

Hasil Karya Seni Rupa Terapan Daerah


Benda–benda seni rupa terapan yang dihasilkan di berbagaii daerah di wilayah Indonesia di
antaranya yang terkenal adalah :

Kerajinan Batik
Seni Batik adalah sebagai budaya nasional yang sudah banyak dikenal di manca negara,
dan baru-baru ini diakui oleh PBB bahwa karya seni batik sebagai karya anak bangsa
Indonesia. Sebagian besar daerah di Indonesia memiliki karya seni batik yang berbeda
jenis dan coraknya. Batik termasuk karya seni terapan dua dimensi. Beberapa nama motif atau corak batik yang terkenal adalah :
-
Batik Solo (Surakarta)
-
Batik Yogyakarta
-
Batik Banyumasan ( Purwokerto )
-
Batik Laseman ( Lasem –Rembang )
-
Batik Bakaran ( Pati )
-
Batik Cirebon
-
Batik Pekalongan
-
Batik Madura
-
Batik Palembang
-
Batik Garut ( Jawa Barat )
-
Batik Bali
-
Batik Tuban ( Jawa Timur )


Kerajinan keramik dari kasongan Yogyakarta, Purwakarta, Sompok, Mayong ( Jepara ) ,
Bojonegoro ( Jawa Timur ), Bandung, dan Kedu.

Kerajinan kain tenun dari daerah Troso (Jepara), Bali, Tuban, Garut, Yogyakarta, Lombok,
Timor.

Kerajinan Kuningan dari Juwana – Pati ( Jawa Tengah )

Kerajinan Ukir perak bakar dari Kota Gede Yogyakarta.

Kerajinan anyaman dari bahan alami, untuk tas, keranjang, tikar, topi. Daerah asal
Tangerang, Kudus, Kedu, Tasikmalaya, dan Bali.

Kerajinan tangan untuk cinderamata (Souvenir) dari daerah Surakarta, Jepara, Yogyakarta,
Jakarta, Bali, Bandung, Palembnag, Makassar, Samarinda.

Kerajinan Wayang kulit (wayang/boneka yang terbuat dari kulit berbentuk dua dimensi)
digunakan untuk seni pedalangan/sebagai hiasan yang bamyak dihasilkan dari daerah
Yogyakarta, Surakarta, Bali, dan Jawa Timur.

Wayang Golek (Boneka berbentuk tiga dimensi) dihasilkan dari daerah Bandung (Jawa
Barat ), Yogyakarta, dan Jawa Tengah.

Kerajinan ukir kayu, yang menghasilkan benda-benda ukir berupa perabot rumah tangga
(meja, kursi, tempat tidur, almari, hiasan dinding ) dan gambar relief. Daerah penghasil
ukiran kayu antara lain Jepara, Bali, Kalimantan, Madura, dan Papua (Suku Asmat),
Yogyakarta, Surakarta, Cirebon, Palembang.

Kerajinan topeng Kayu dari daerah Yogyakarta, Surakarta, Bali, Cirebon, Betawi dan
Bandung.

Kerajinan merangkai janur : Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Bali.

Kerajinan Bordir : Kudus, Tasikmalaya.

Media dan Teknik Seni Rupa Terapan Daera


Media (bahan dan alat) yang digunakan umumnya bahan alami dan yang mudah didapat
dari daerah setempat. Media seni terapan Tradisional daerah setempat umumnya
menggunakan bahan/alat yang harganya murah, mudah terjangkau masyarakat, seperti
bambu, kayu, tanah liat, jenis rumput-rumputan (untuk anyaman), enceng gondok,
tempurung kelapa, kulit hewan, batu, batu andesit, dan daun–daunan.

Teknik (cara) yang digunakan dalam pembuatan karya seni terapan daerah setempat
atau tradisional pada umumnya sangat sederhana yaitu dengan menggunakan tangan
atau dengan alat bukan mekanis (mesin). Misalnya dalam pembuatan anyaman bambu,
daun, ukiran kayu, kain tenun, kain songket keramik tradisional, wayang kulit dan golek,
bordir, sulaman, kain batik dikerjakan secara perorangan atau kelompok dengan teknik
ukir, pahat, anyam, aplikasi, jahit, butsir, membentuk